Inkesra

Masalah utama yang dihadapi oleh pemerintah pusat dan daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat  saat ini adalah masih tingginya angka  kemiskinan dan penggangguran di Indonesia. Pada tahun 2009 angka  kemiskinan tingkat nasional mencapai 14,15 persen dari seluruh penduduk Indonesia, sementara jumlah pengangguran terbuka mencapai  7,87 persen. Indikator tersebut merupakan sinyal bagi seluruh komponen pemerintahan untuk all out menuntaskan masalah-masalah   tersebut.

Peningkatan kesejahteraan rakyat dapat tercermin melalui meningkatnya partisipasi  pendidikan masyarakat, derajat kesehatan masyarakat serta  kesempatan kerja yang semakin luas, sehingga bisa meningkatkan tingkat pendapatan masyarakat. Semakin meningkat pendapatan, maka  tingkat kemiskinan akan menurun secara signifikan.

Bentuk keseriusan pemerintah saat ini terlihat dengan diluncurkannya berbagai program untuk penuntasan kemiskinan dan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin sehingga diharapkan tidak terperosok  lebih dalam ke dalam jurang kemiskinan. Anggaran pemerintah setiap tahun selalu meningkat dengan angka yang signifikan untuk program-program pro rakyat seperti Jamkesmas, Raskin, PNPM, PKH dan program-progam sejenis  lainnya.

Data sosial ekonomi yang dapat menggambarkan tingkat kesejahteraan rakyat sangat diperlukan untuk mengetahui apakah hasil-hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama yang menyangkut berbagai aspek pemenuhan kebutuhan hidup seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, keamanan dan kesempatan kerja. Susenas merupakan survei yang mempunyai cakupan data sosial ekonomi masyarakat yang paling lengkap dan luas dengan pendekatan rumah tangga. Hasil Susenas selama ini telah digunakan, baik oleh lembaga pemerintah, lembaga internasional (seperti UNICEF, ILO, dan lain-lain), dan masyarakat.

Indikator-indikator kesejahteraan rakyat yang diukur dari hasil Susenas 2009 serta data-data pendukung lainnya seperti Sakernas dan proyeksi penduduk yang ditampilkan dalam publikasi ini diharapkan dapat menggambarkan kondisi kesejahteraan masyarakat secara umum  di Kabupaten Majalengka dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.